Bingung..Bingung aku bingung…itu adalah kalimat penggalan sebuah lagu era tahun ‘70 an …yah mungkin mirip dengan jawaban orang
yang bingung dengan maksud perencanaan keuangan keluarga. Banyak orang
yang kalo ditanya tentang apa sih tuh perencanan keuangan keluarga, maka
banyak orang yang berbicara oh itu sih tentang pendidikan sekolah anak ,
ada yang lagi bilang oh itu sih tentang merencanakan keuangan hari tua.
Yah itu semua tidak salah kok karena hal-hal itupun menjadi bagian dari
perencanaan keuangan keluarga. Salahnya banyak dari mereka cuma
dengar-dengar dan tidak pernah melakukan action apapun mengenai
perencanaan keuangan ini.
Jadi pandai-pandailah membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang
keinginan, mana yang prioritas utama dan mana yang bisa
belakangan….hati-hati yah jangan gunakan peribahasa “Biar bokek yang
penting Keren”, wah ini berbahaya….oleh karena itu kalo yang utama-utama
aja belum direncanakan atau bahkan belum terpenuhi , yah gak usah
muluk-muluk mau rencana jalan-jalan dengan biaya yang mahal yah. Gunakan
peribaha “Berakit-rakit ke Hulu Berenang- renang ke tepian,
Bersakit-sakit dahulu Bersenang-senang Kemudian”…nah itu lebih Bijak
Lebih dari itu sebenarnya perencanaan keuangan keluarga bisa mencakup
buanyaaak hal karena anda adalah orang dengan segudang keinginan dan
kebutuhan , betul gak? he…he…jadi perlu diketahui bahwa semuanya itu
perlu perencanaan termasuk bila anda ingin berlibur? Mau gak anda
berlibur di Pantai Kuta Bali atau bahkan Pantai Miami, Florida…tapi hati
hati yah jangan di Kali dekat New Orleans yah…karena di situ banyak
buayanya..he..he….Tapi anda harus terlebih dahulu membereskan keuangan
keluarga anda beserta dengan perencanaannya tentu dimulai dari hal-hal
yang utama seperti contohnya perencanaan apabila sesuatu hal terjadi
yang mengakibatkan anda tidak bisa bekerja kembali atau kehilangan
kemampuan untuk membiayai hidup keluarga atau ekstrimnya seseorang
kepala keluarga meninggal gitu lah…kira-kira…padahal satu-satunya
harapan adalah dari orang ini. Hati-hati lo…kemarin tiba-tiba teman ibu
saya meninggal dunia…untungnya anak-anaknya sudah besar besar jadi
mereka sudah bisa menghidupi dirinya sendiri kalo belum bagaimana?
Cukupkah tabungannya untuk hidup istri dan pendidikan anaknya……jangan
ini menjadi beban buat keluarga kita. Itu makanya suka tidak suka yang
namanya Asuransi Jiwa diperlukan…di luar negeri ini mah sudah biasa
apalagi Asuransi Kesehatan karena yang namanya biaya kesehatan ini makin
lama makin mahal lo…
Marilah kita Bijak dalam Menyadari Pentingnya Perencanaan Keuangan
Keluarga dan itu adalah menjadi tanggungjawab kita semua sehingga
tercipta masyarakat dengan keluarga-keluarga yang melek mengenai masalah
perencanaan yang satu ini. Jangan jadikan Keluarga Anda Korban
Ketidaktahuan atau bahkan Ketidakperdulian Anda! Jangan remehkan
Pentingnya Perencanaan Keuangan Keluarga.








0 comments:
Posting Komentar