Berbelanja memang mengasyikan karena kita bisa melepas lelah setelah penat bekerja selama seminggu bahkan
berbelanja ke Shopping Mal sudah menjadi bagian rekreasi modern
keluarga pada saat ini. Percaya atau tidak? Silahkan pergi sendiri ke
Mal-mal di akhir pekan…betapa padatnya pengunjung di sana. Yah kalo dulu
mah berkumpulnya paling cuma di Ancol,Taman Mini atau Kebon Binatang
Ragunan…he..he..Paling tidak berbelanja yang sudah menjadi kegiatan
rutinitas ini memang sangat ditunggu tunggu bahkan pada hari kerja
sebelumnya kita seringkali sudah merencanakan kemana kita akan shopping
atau berjalan jalan sambil belanja di akhir pekan?
Semua sah-sah aja tapi ingatlah untuk berbelanja atau melakukan pengeluaran uang dengan bijak
karena kalo tidak tagihan kredit card anda akan membumbung tinggi
setinggi batas plafon kredit card anda….he..he..coba nonton film Shopaholic..dimana akhirnya anda dikejar-kejar Debt Collector.Saya sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton guna
menggambarkan orang yang keranjingan belanja gila-gilaan…he..he..ini
berbahaya lo….karena di situ ada pesan tersirat yang harus kita pelajari
bersama yaitu untuk bersikap bijak dengan yang namanya Belanja.
Jadi gimana donk supaya saya tidak overspending atau besar pasak dari
pada tiang? Banyak cara untuk mengontrol pengeluaran anda yaitu mulai
dari menetapkan budget pengeluaran bulanan, sistem amplop pengeluaran
sampai banyak hal lainnya seperti membuat daftar pembelian sebelum
bepergian yaitu barang barang yang memang dibutuhkan dan cobalah
bersikap pintar dengan mencari tempat dan harga yang murah untuk barang
yang memang anda butuhkan. Jangan malu untuk membanding-bandingkan harga
beda 3% atau 5% itu berharga lo…..Biasanya ibu-ibu yang suka ke
pasar-pasar kayak ITC dan Pasar
Pagi harusnya sih sudah pintar-pintar dalam hal tawar-menawar ini. Tapi
kadangkala ibu-ibu juga yang mulai matanya hijau kalo melihat iklan
diskon di mal-mal …he..he….Bu..Bu….sebelum beli bertanya dulu yah dalam
hati “Do I need This?” atau “Apa saya butuh barang ini?”
Bagaimanapun sikap ini harus dimulai dari diri anda sendiri , karena
sikap ini akan mendidik kita untuk bersikap hemat dan disiplin sehingga
kita tidak akan besar pasak dari pada tiang….he..he..kalo enggak kita
bisa tenggelem tuh…..Jadi ingat Disiplin, Disiplin dan Komitmen yang
tinggi. Oleh karena itu jangan sungkan potong dulu uang anda di muka
sebesar 20% untuk ditabung…yah minimal 10% lah….ini perlu Kedisiplinan
dan Komitmen tinggi lo. Coba aja kalo tidak percaya. Kita harus belajar
dari Paman Gober …tapi jangan pelajari sifat kikirnya yah…tapi sikap Menabung dan Berinvestasinyalah yang kita pelajari. Jadi Bukan Pelit…tapi Bijak dalam Mengelola Keuangan Keluarga.








0 comments:
Posting Komentar