Perlu
kita sadari bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dengan penduduk
sekitar 250 juta jiwa, dimana dengan semakin membaiknya masalah
kesehatan dalam arti umum akan menghasilkan rata-rata umur hidup orang
bertambah, maaf tidak ada maksud mendahului Tuhan yang Maha Kuasa. Nah
sekarang masalahnya tentu orang tua juga akan semakin banyak tentunya,
betul tidak? Seperti kita ketahui ada 2 resiko utama dalam hidup yaitu
mati terlalu cepat atau hidup terlalu lama karena ini sangat berhubungan
erat dan sangat mempengaruhi masalah financial dari keluarga tersebut.
Pertanyaannya adalah sudahkah anda melakukan perencanaan keuangan keluarga
sedini mungkin, berapa banyak dari masyarakat Indonesia yang sudah
melakukan hal ini sehingga masyarakat kelak menjadi cukup cakap untuk
mendanai hari tua mereka sendiri sebagai salah satu contohnya.
Kenyataannya belum banyak dari kita yang melakukan hal ini. Waduh….ini
berbahaya lo….karena dengan biaya hidup yang semakin bertambah dan
inflasi yang relatif masih tinggi , kita tahu akan dihadapi oleh
pengeluaran yang cukup besar nantinya. Nah sekarang saya mau tanya lagi
….apa anda menyukai peribahasa “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke
tepian, Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian” atau “Nikmati
selagi masih Ada”. Gak salah sih dengan peribahasa kedua….tapi
pertanyaannya kalo sudah tidak Ada….anda mau nikmati apa?..he..he….yah
ini adalah hukum sebab akibat. Makanya segala sesuatu harus
dipersiapkan…..okay….kawan..
Ingat biaya hidup di masa mendatang akan semakin berat, jangan menyesal di kemudian hari …mulailah analisa keuangan keluarga anda dari sekarang dan susun rencana demi masa depan keluarga anda. Jadilah orang yang Bijak dengan Taat Perencanaan Keuangan!







0 comments:
Posting Komentar