Kita semua mengetahui
bahwa biaya pendidikan tidaklah murah pada jaman sekarang dan terus
mengalami kenaikan dari waktu ke waktu sebagai efek dari inflasi,
sehingga sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Asuransi pendidikan
sebagai salah satu cara yang praktis untuk mempersiapkan dana
pendidikan anak karena selain kita dapat mewujudkan investasi untuk dana
pendidikan, kita juga telah diproteksi guna menghadapi
segala resiko yang mungkin timbul selama masa periode bersangkutan
seperti resiko kematian, cacat total, masalah penyakit kritis yang
mengakibatkan pihak tertanggung tidak dapat membayarkan premi untuk
persiapan dana pendidikan tersebut. Jadi jelas asuransi pendidikan ini
mengandung 2 fungsi yaitu fungsi investasi maupun fungsi proteksi.
Demikian juga Tabungan Pendidikan yang banyak diselenggarakan oleh Bank
dengan didukung oleh perusahaan asuransi tertentu juga mempunyai kedua
fungsi yang sama, namun dari segi fleksibilitas Tabungan Pendidikan umumnya lebih fleksibel.Kedua jenis investasi ini yang umumnya banyak ditawarkan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak.
Jadi
baik Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan keduanya mempunyai
fungsi proteksi atau perlindungan terhadap resiko terhadap
ketidakmampuan pihak tertanggung untuk melanjutkan pembayaran premi
apabila pihak tertanggung yang mempunyai nilai ekonomis meninggal dunia.
Fungsi itulah yang membedakannya dengan jenis investasi lainnya. Jadi investasi
pada asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan mempunyai tujuan yang
jelas yaitu untuk ketersediaan dana pendidikan.
Dalam
mempersiapkan dana pendidikan anak kita perlu melakukan secara disiplin
kedua fungsi tersebut sehingga ada jaminan ketersediaan dana pendidikan
ini di kemudian hari pada saat dibutuhkan.
Adapun
dalam memilih Asuransi Pendidikan, anda harus selektif dan
membandingkan satu sama lain , pelajari kelebihan dan kekurangannya
karena masing-masing akan berbeda aturan benefitnya satu sama lain.
Apakah Penting Berinvestasi pada Investasi Lainnya ?
Memang
banyak sekali rupa-rupa investasi tapi marilah kita lihat beberapa
investasi yang umumnya banyak dibicarakan dan mempunyai fungsi yang
belum tentu sama dengan yang dibicarakan diatas. Adapun jenis-jenis
investasi lainnya adalah sebagai berikut :
1. Instrumen Perbankan seperti:
- Tabungan, umumnya dengan dana yang relatif kecil kita sudah dapat membuka rekening tabungan. Jenis investasi relatif aman, sangat likuid dan bisa dicairkan setiap saat. Kelemahannya umumnya bunga rendah.
- Deposito,
umumnya investasi pada instrument ini memerlukan dana yang relatif
lebih besar dari tabungan. Jenis investasi ini juga relative aman, namun
kelemahannya tidak dapat dicairkan setiap saat guna menghindari penalti dari pihak bank.
2. Instrumen Pasar Modal seperti :
- Saham,
pada jenis inivestasi ini kita melakukan penyertaan modal pada sebuah
perusahaan publik dalam jumlah lembar saham atau lot yang diperdagangkan
di pasar modal. Adapun
resikonya nilai saham dapat berfluktuasi mengikuti pergerakan harga
pasar sehingga jelas di sini selain ada resiko bisnis (bisnis risk) juga
ada resiko pasar (market risk). Keuntungan yang bisa diperoleh adalah
apresiasi nilai saham serta dari pembagian deviden tahunan.
- Obligasi,
pada jenis investasi ini kita membeli surat hutang yang dikeluarkan
oleh perusahaan tertentu yang telah mendapat persetujuan dari
BAPEPAM-LK. Pada investasi ini ada kepastian penghasilan berupa kupon
yang dibayarkan setiap periode tertentu mirip seperti halnya di deposito
namun umumnya kupon yang diberikan lebih tinggi disbanding deposito.
Apabila obligasi tetap dipegang sampang jatuh tempo maka kita akan
mendapat pengembalian sebesar Nilai Nominal dari Obligasi tersebut.
Kekurangannya harga pasar obligasi bisa berfluktuasi mengikuti
perkembangan pasar namun tidak seflukuatif di saham, sehingga apabila
harus dijual pada saat harga dibawah nilai pada saat pembelian, maka
investor dapat mengalami kerugiaan. Dalam memilih Obligasi tersebut,
kita harus melihat rating yang dikeluarkan oleh Lembaga Pemeringkat
seperti Pefindo guna mengurangi resiko gagal bayar (default risk), dan
belilah obligasi yang masuk katagori investment grade yaitu idBBB dan
memiliki track record manajemen yang baik.
- Reksadana,
pada jenis investasi ini kita membeli unit penyertaan pada sebuah
portfolio yang dikelola oleh sebuah perusahaan manajemen investasi. Jadi
di sini dana dipooling dari banyak orang kemudian diinvestasikan dalam
sebuah portfolio bersama. Dalam bekerja, manajer investasi juga dibantu
oleh Bank Kustodian yang memegang seluruh kekayaan dari reksadana
tersebut sehingga perkembangan nilai dari investasi reksadana ini dapat
dilihat dalam bentuk NAB harian yang wajib dipublish ke umum. Sebelum
anda berinvestasi pada reksadana, bacalah terlebih dahulu Prospektusnya
guna mengetahui apakah sesuai dengan risk profile anda dan apakah sudah
mendapat persetujuan dari BAPEPAM-LK. Ada banyak jenis reksadana, yaitu
reksadana saham, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana campuran.
Pilihlah dengan bijak sesuai karakteristik pribadi anda, target
pencapaian tujuan keuangannya serta pilihkan perusahaan manajemen
investasi yang memiliki track record baik dengan portfolio yang baik.
Investasi reksadana secara rutin untuk jangka panjang minimal di atas 5
tahun dapat memberikan hasil yang lebih optimal
3. Instrumen Investasi lainnya :
- Emas
, memang emas khususnya emas batang dan coin sebagai suatu jenis
investasi yang agak menarik untuk investasi jangka panjang, karena
dengan kecenderungan harga minyak bumi yang bisa mengalami kenaikan di
masa depan karena keterbatasan jumlah produksi minyak dunia, maka
cenderung akan menyebabkan tingkat inflasi yang tinggi. Dalam kondisi
inflasi yang tinggi, emas merupakan salah satu instrument yang baik
untuk investasi. Emas boleh digunakan untuk menambah diversifikasi
portfolio investasi anda.
- Property,
berinvestasi pada property seperti tanah dan bangunan adalah baik untuk
memenuhi kebutuhan jangka panjang, karena dengan kecenderungan jumlah
lahan yang makin terbatas, maka harga property mengalami kecenderungan
naik dari waktu ke waktu. Kelemahannya adalah membeli property umumnya
diperlukan modal yang relatif lebih besar terlepas anda melakukan
leverage atau tidak. Strateginya adalah pilihlah lokasi yang tepat guna
memperoleh apresiasi nilai yang baik ataupun memperoleh passive income
dalam bentuk uang sewa. Bila kita memilih lokasi yang tepat pada waktu
dan harga yang tepat, serta dipegang dalam jangka waktu relatif panjang
di atas 10 tahun, dapat memberikan rata-rata peningkatan nilai diatas
20% per tahun. Untuk kebutuhan jangka pendek, investasi ini tidak cocok
karena tidak mudah langsung dijual setiap saat dengan harga yang
menarik.
- Berlian,
berinvestasi pada berlian juga sudah mulai menjadi trend di kalangan
investor tertentu pada jaman modern ini. Namun berinvestasi pada berlian
memerlukan modal yang besar, karena apabila anda ingin membeli berlian
dengan tujuan investasi adalah harus membeli berlian yang memiliki
sertifikat yang umumnya tidak murah nilainya. Sehingga tetap saja
investasi berlian ini tidak terlalu liquid juga, karena harganya yang
cenderung mahal dan persepsi orang yang berbeda satu sama lain walaupun
sudah ada standard nilai internationalnya.
Jadi
investasi pada instrument perbankan, instrument pasar modal atau pada
instrument investasi lainnya seperti di atas, adalah bentuk investasi
biasa yang tidak digabungkan dengan fungsi proteksi untuk keperluan dana
pendidikan anak seperti halnya pada Asuransi Pendidikan ataupun
Tabungan Pendidikan.
Anda
bisa saja melakukan investasi reksadana dan deposito ataupun reksadana
dan property tergantung dari target waktu kebutuhan dana pendidikan
tersebut. Bila targetnya makin panjang, maka anda dapat berinvestasi
pada instrument yang sedikit lebih beresiko seperti reksadana dan
property, guna pencapaian return yang lebih optimal. Bila untuk jangka
yang lebih pendek, maka investasi pada tabungan dan deposito lebih tepat
buat anda.
Namun
apakah investasi anda telah menyelesaikan masalah, yah kalo anda telah
memiliki uang yang cukup banyak untuk membeli atau melakukan penempatan investasi
sekaligus besar di muka, sehingga pencapaian target dapat diperkirakan
maka menjadi tidak terlalu masalah. Namun masalahmya apabila anda masih
dalam proses menabung atau melakukan investasi secara regular tiap bulan
sedikit-sedikit maka berhati-hatilah anda masih menghadapi resiko
kegagalan dalam perencanaan tersebut karena faktor resiko kematian,
cacat total ataupun penyakit kritis yang mengakibatkan anda menjadi
tidak produktif lagi. Itulah perlunya fungsi proteksi yang dalam hal ini
telah dihadirkan melalui produk asuransi pendidikan ataupun tabungan
pendidikan.
Bila
anda cukup disiplin dalam berinvestasi secara regular untuk keperluan
dana pendidikan ini , maka sah-sah saja anda berinvestasi sendiri secara
regular dan untuk menambah fungsi proteksi , anda dapat membeli Term
Life Insurance atau Asuransi Jiwa berjangka guna menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan selama masa persiapan dana pendidikan tersebut.
Namun buat anda yang kurang disiplin dan kurang agak mengerti mengenai
seluk beluk investasi, maka Asuransi Pendidikan ataupun Tabungan
Pendidikan dapat menjadi alternatif yang bijaksana.
Seperti
telah dijelaskan di atas bahwa Asuransi Pendidikan mempunyai 2 fungsi
yaitu fungsi investasi maupun fungsi proteksi, yang memungkinkan
terjaminnya ketersediaan dana pendidikan anak walaupun seorang bapak
sebagai tertanggung mengalami kematian, cacat total maupun mengalami
penyakit kritis. Masing-masing perusahaan asuransi memiliki aturan main
yang berbeda, namun umunya apabila terjadi kematian, cacat total dari
pihak tertanggung, maka pihak keluarga akan memperoleh uang
pertanggungan sebagai warisan dan benefit dana pendidikan akan tetap
dicairkan sesuai waktunya. Oleh karena itu umunya preminya menjadi mahal
karena harus menanggung ketersediaan dana pendidikan untuk anak
tersebut apabila kejadian resiko itu terjadi. Tentu saja bila kejadian
itu terjadi , maka premi tidak perlu dibayarkan lagi dan menjadi
sepenuhnya tanggung jawab perusahaan asuransi.
Tugas Anda Sebelum Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak
Anda
terlebih dahulu sebagai orang tua wajib untuk menentukan kemana
kira-kira anak anda akan bersekolah, dan berapa biaya sekolah itu pada
saat sekarang. Atas dasar biaya ini dan jangka waktu target pencapaian
serta menggunakan tingkat rata-rata kenaikan biaya sekolah per tahun ,
maka anda dapat memperkirakan berapa kebutuhan dana pendidikan yang
diperlukan. Dasar itulah yang anda bicarakan dengan pihak perencana
keuangan yang akan membantu mempersiapkan Asuransi Pendidikan itu
sehingga anda tidak salah menentukan jumlah uang pertanggungan dan
distribusi endowmentnya yang dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan dana
pendidikan anak anda.
Tentu
saja anda harus membeli produk yang sesuai dengan kemampuan anda,
karena jangan sampai rencana anda gagal karena tidak mampu melanjutkan
membayar premi. Namun bagaimanapun uang pertanggungan juga menjadi
faktor penting sehingga anda tidak sekedar membeli asuransi pendidikan
yang ternyata tidak bisa mencukupi kebutuhan dana pendidikan anak anda
bila sesuatu hal terjadi. Kecuali anda juga mempunyai kombinasi
investasi di tempat lain yang secara total mampu mendukung ketersediaan
dana ini nantinya.
Memang
masing-masing orang menghadapi kondisi dan situasi yang berbeda dengan
tujuan keuangan yang berbeda pula , yang juga mempengaruhi cara pandang
sekaligus risk profile orang tersebut. Namun buat saya, selain anda
berinvestasi untuk tujuan yang specific dengan produk yang specific
seperti diatas, kalo ada baiknya juga berinvestasi pada alternative
investasi lain seperti telah dijelaskan diatas karena
umumnya bisa memberikan return yang lebih baik apalagi dalam kurun
waktu yang agak panjang seperti di atas 5 tahun apalagi 10 tahun.
Investasi pada Reksadana Saham, Property dan juga emas menjadi
primadonanya apabila anda mempunyai tujuan untuk jangka panjang tersebut
diatas 10 tahun. Selain untuk tujuan ekonomis guna memperoleh
nilai manfaat return yang lebih besar, alternative investasi diperlukan
untuk keperluan diversifkasi guna mengurangi resiko keuangan anda. Jadi
bisa saja anda berinvestasi pada kombinasi beberapa macam instrumen
keuangan yang masing-masing memang telah disesuaikan dengan target
pencapain tujuan keuangannya dalam kurun waktu yang berbeda.
Tidak
usah takut untuk mulai menabung dan berinvestasi, mulai dengan buat
budget keuangan keluarga yang jelas setiap bulan guna mengendalikan
pengeluaran anda dan pisahkan minimal 10% dari penghasilan anda dimuka
untuk mulai berinvestasi. Lalu
mulai focuskan rencana anda untuk mempersiapkan dana pendidikan anak,
dan bisa mulai menghitung-hitung berapa kebutuhan dana pendidikan anak
anda nantinya, bisa berdiskusi dengan perencana keuangan yang ada dan
mulai melakukan perencanaan dana pendidikan lebih baik. Tujuannya jelas
supaya kelak dana yang dipersiapkan cukup untuk mendanai pendidikan anak
dan tidak menjadi beban di kemudian hari.







0 comments:
Posting Komentar