Perencanan Keuangan adalah suatu proses yang terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan hidup
seseorang melalui pengelolaan keuangan yang baik. Namun di sisi lain
seringkali kita terlambat atau kurang peka untuk mengenali apa sih
sebenarnya tujuan hidup kita yang utama di dalam memenuhi kebutuhan
keluarga pada masa-masa mendatang? Jadi sama saja dengan seorang
pengemudi mobil yang tidak tahu arah ke mana dia mau pergi…maka apa yang
terjadi dia hanya berputar-putar saja sampai bensinnya habis. Harusnya
kalo pengemudi ini bijak maka sebelum dia pergi dia sudah tahu kemana
dia mau pergi, arah petanya ke mana, perlu waktu berapa lama, bensinnya
cukup atau tidak, kalo tidak cukup maka harus isi bensin dulu, sehingga
akhirnya pengemudi ini dapat berhasil sampai tujuannya dengan selamat.
Seperti halnya juga dalam perusahaan, seorang pemimpin haruslah
mempunyai Visi dan Misi serta Objektif atau Tujuan yang jelas karena hal
inilah yang akan mengarahkan kemana perusahaan itu akan melangkah.
Anda sebagai seorang pribadi atau sebagai kepala rumah tangga juga sama
dan tidak berbeda dalam hal ini. Maka kita sebut saja You Corporation
alias Kamu sendiri sebenarnya adalah sebuah korporasi, maka dari itu
seorang Perencana Keuangan sangat menekankan pentingnya dibuat Neraca
Keuangan Keluarga dan Arus Kas Keluarga. Sehingga anda akan tahu segala
kebaikan dan keburukan anda dalam mengelola keuangan keluarga anda.
Semakin anda mempelajari laporan keuangan pribadi anda , maka anda
akan makin menyadari bahwa masih banyak sekali kekurangan-kekurangan
yang harus diperbaiki. Yah syukur sih kalo ternyata udah banyak
kelebihan-kelebihannya…he..he…
Jadi harus jelas apa tujuan hidupmu , pelajari seluruh kondisi
keuanganmu melalui laporan keuangan pribadi baru deh bisa mengerti
langkah-langkah atau strategi-strategi selanjutnya harus gimana supaya
tujuan hidup tersebut terpenuhi. Jangan biarkan diri kita berada dalam
resiko yang seharusnya bisa kita amankan melalui perencanaan keuangan
keluarga yang baik. Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat,,








0 comments:
Posting Komentar